KOMPAS.TV – Dalam beberapa kesempatan belakangan, Presiden Jokowi menyebut porang akan menjadi makanan sehat sebagai pengganti beras.

Untuk diketahui, porang dapat diolah menjadi berbagai macam produk seperti beras dan mi shirataki, bakso, tepung, chips, dan sebagainya.

Jika dibandingkan dengan beras putih dan beras merah, bagaimana kandungan gizi dalam olahan porang?

Dalam 100 gram beras putih terkandung 123 kalori dan 30 gram karbohidrat, dengan jumlah seratnya sangat sedikit, yaitu 0,9 gram. Selain itu, beras putih merupakan sumber vitamin B dan zat besi yang baik.

Di sisi lain, beras merah yang kerap digunakan dalam menu diet, memiliki kandungan gizi, serat, vitamin dan mineral seperti magnesium yang lebih tinggi dibandingkan beras pada umumnya.

Sementara itu, olahan dari umbi porang yang berupa beras atau mie yang disebut dengan Shirataki, juga dipercaya bagus untuk diet. Shirataki diketahui mengandung karbohidrat yang lebih sedikit daripada mie atau beras pada umumnya.

Dalam 100 gram beras shirataki memiliki kandungan kalori sebanyak 37 kkal. Melansir Healthline, dalam shirataki juga mengandung sekitar 97 persen air dan 3 persen serat glukomanan.

Jika dibandingkan, sebenarnya baik beras putih, merah, maupun shirataki sama-sama baik untuk dikonsumsi. Namun, penderita diabetes tidak disarankan untuk mengonsumsi beras putih dalam jumlah besar.

Sebuah penelitian berjudul “White rice consumption and risk of type 2 diabetes” yang dipublikasikan BMJ pada tahun 2012 mengungkapkan bahwa orang yang makan nasi putih dalam kadar tinggi dapat meningkatkan risiko terkena diabetes tipe 2.

Para penderita diabetes disarankan hanya mengonsumsi karbohidrat sebanyak 45-60 gram saja dalam sekali makan.

Baca Juga: Dibanggakan Jokowi Ekspornya Terus Naik, Ketahui Apa itu Porang, Manfaat dan Nilai Bisnis

https://www.kompas.tv/article/203442/dibanggakan-jokowi-ekspornya-terus-naik-ketahui-apa-itu-porang-manfaat-dan-nilai-bisnis

(*)

Grafis: Agus Eko

Leave a Reply

Your email address will not be published.