KOMPASTV – Berawal dari pola makan yang tidak diperhatikan, kadar gula yang terdapat dari makanan akan masuk ke dalam tubuh tanpa terkontrol, hal ini lah yang sering dialami pada umumnya masyarakat, hingga menyebabkan timbulnya diabetes, bagi sebagian orang.

Pada saat angka covid 19 yang masih tinggi, seperti saat ini, virus korona pada covid 19, dapat menyerang siapa saja, dan mengakibatkan gejala dan tingkat risiko yang berbeda beda.

Melansir dari laman kompas.com, mantan kepala BNPB Dony Monardo meminta anggota keluarga yang memiliki komorbid, untuk dipisahkan dari anggota keluarga yang berusia muda. Pasalanya anggota keluarga berusia muda berpotensi menjadi pembawa virus, sehingga membahayakan anggota keluarga dengan komorbid.

Penderita diabetes memiliki tingkat keterparahan yang tinggi, apabila terpapar covid19. Hal terjadi akibat fluktuasi kadar glukosa dalam darah dan risiko adanya komplikasi diabetes. Di tambah lagi, bagi penderita diabetes, dapat mengalami gejala parah akibat terpapar covid-19, karena sistem kekebalan tubuh yang sudah rusak. Hal in berdampak pada pemulihan berjalan lama, karena sistem kekebalan tubuh yang sulit melawan virus.

Namun perlu ketahui, selain penderita diabestes, terdapat kelompok penyakit penyerta lain yang dapat memperburuk kondisi tubuh, apabila terpapar covid-19 .

Diantaranya adalah, penyakit auto imun seperti lupus, penyakit ginjal, penyakit jantung koroner, hipertensi, tuberkolosis, penyakit paru, penyakit kronis lain, tumot dan kanker dan penyakit lain terkait geriatri.

Lalu , bagaimana penderita dibetes dapat selamat apabila terpapar covid19, dan bagaimana penderita diabetes dapat menghindari dari terpapar covid19. Temukan jawabannya , hanya di Ayo Sehat.

Follow us:

Instagram : @ayosehat_kompastv

Leave a Reply

Your email address will not be published.