PALU, KOMPAS.TV – Kota Palu memiliki ragam makanan khas, salah satunya adalah Kaledo. Makanan yang sekilas mirip sup buntut ini bisa didapatkan disejumlah warung makan yang ada di Kota Palu. Salah satunya di warung Kaledo Watusampu yang berada di Kelurahan Watusampu, Kota Palu, Sulawesi Tengah.

Seperti inilah proses memasak Kaledo , awalnya terbilang cukup mudah, daging dan tulang kaki sapi yang telah dipotong potong, pertama tama dibersihkan. Kemudian, dimasukan kedalam air yang sudah terlebih dahulu dipanaskan hingga mendidih.

Daging dan tulang tadi, kemudian dimasak bersamaan dengan rempah rempah, yakni cabe, serai dan asam jawa dan berbagai penyedap rasa lainnya. Proses ini memakan waktu hingga dua jam tiga puluh menit, hal tersebut dilakukan untuk mendapatkan daging yang empuk dan gurih saat disantap.

Proses memasak kaledo terbilang tradisional, karena harus dimasak dengan menggunakan kayu bakar. Kuliner khas yang terbilang legendaris ini, masih menjadi makanan idola masyarakat dan kerap menjadi menu utama dalam hidangan di setiap acara khusus. Manfaatnya pun baik untuk tubuh, selain melindungi persendian, mengkonsumsi sumsum tulang juga dapat mengurangi risiko diabetes dan melancarkan pencernaan.

Bachmid, pemilik warung makan kaledo watusampu mengatakan, satu porsi harga kaledo dijualnya dengan harga Rp.65.000. Ia juga berharap, pelaku usaha yang menjual makanan khas di wilayah Kota Palu bisa lebih diperhatikan lagi oleh pemerintah.

#Kaledo #KakiLembuDonggala #MakananKhasSulawesiTengah

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/article/336033/kaledo-kuliner-khas-legendaris-sulawesi-tengah

Leave a Reply

Your email address will not be published.