KOMPAS.TV- Nasi putih jadi salah satu makanan pokok bagi orang Indonesia. Harganya tidak terlalu mahal, juga mudah didapat.

Untuk mendapatkan nutrisi yang lengkap bagi tubuh, baiknya tidak hanya mengonsumsi nasi saja, kombinasikan dengan lauk pauk, buah-buahan, dan sayuran.

Namun ada istilah orang indonesia rasanya kurang kenyang jika belum makan nasi. Menyadur KOMPAS.com makan nasi merupakan budaya dari sebagian masyarakat Indonesia.

Ini hasil program beras-isasi waktu pemerintahan Presiden Soeharto, yang menjadikan nasi sebagai jenis makanan pokok yang banyak dikonsumsi.

Melansir kembali KOMPAS.com menurut riset Licorice: southeast asian market insights 88,4 persen responden dari masyarakat indonesia lebih suka makan nasi dibanding makanan lainnya. Sedangkan 6,8 persen responden menyukai mie. Kemudian hanya 4,8 persen responden lainnya menyukai roti.

Lantas apa yang terjadi jika makan nasi berlebihan?

Melansir KOMPAS.com berikut akibat konsumsi nasi berlebih:

1.Ketagihan

Kandungan indeks glikemik dalam nasi mampu menimbulkan respons ketagihan dalam otak.

2.Kelebihan Gula Darah

100 gram nasi putih sama dengan 86 gram gula , kandungan ini yang menyebabkan diabetes

3.Masalah Pencernaan

Nasi putih rendah serat dan kandungan amilum pada karbohidrat susah larut dalam air sehingga menyebabkan sembelit.

4.Cepat Lelah

Konsumsi karbohidrat berlebih memicu naiknya gula darah dalam tubuh, ini yang menyebabkan kelelahan, merangsang makan lebih banyak dan berujung obesitas.

Baca Juga Matthew White Mengidap Diabetes Sebelum Meninggal, Ini Penyebab Diabetes pada Anak di https://www.kompas.tv/article/254483/matthew-white-mengidap-diabetes-sebelum-meninggal-ini-penyebab-diabetes-pada-anak

https://www.kompas.tv/article/254483/matthew-white-mengidap-diabetes-sebelum-meninggal-ini-penyebab-diabetes-pada-anak

Video Editor & Grafis: Agus Eko Apriyanto

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/article/255181/apa-yang-terjadi-jika-kita-makan-nasi-terlalu-banyak

Leave a Reply

Your email address will not be published.